Tampilkan postingan dengan label Lampu Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lampu Berita. Tampilkan semua postingan

Rani Mengaku Diberi Fathanah Rp10 Juta untuk Hubungan Intim

Maharani tidak bisa mengelak dicecar jaksa M Rum
Maharani Suciono mengaku diajak berhubungan intim oleh Ahmad Fathanah, tersangka korupsi kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian. Maharani merupakan mahasiswa universitas swasta di Jakarta yang bersama Ahmad Fathanah saat dibekuk Komisi Pemberantasan Korupsi pada 29 Januari lalu.
Hal ini terungkap dalam persidangan terdakwa kasus suap pengaturan kuota impor sapi dengan terdakwa Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat 17 Mei 2013.
Awalnya hakim bertanya soal pertemuan Rani dengan Fathanah saat itu. Rani mengaku, sebelumnya ia ditelepon untuk bertemu di Hotel Le Meridien. "Jam 5 saya berangkat dari tempat teman. Sampai sana jam setengah 6. Lupa pokoknya lewat dari jam 5," kata dia.
Keduanya bertemu di kafe yang ada di hotel tersebut. Setelah berbincang sebentar, Fathanah kemudian mengajak Rani ke atas. Mereka naik ke lantai 17 dan masuk ke kamar 1740. "Tidak lama petugas KPK datang. Yang buka pintu Pak Ahmad," katanya.
Saat persidangan, jaksa M Rum mempertanyakan imbalan Rp10 juta yang diberikan Ahmad Fathanah kepada Rani.
Uang itu dari mana, tanya jaksa kepada Rani. "Dikasih Pak Ahmad," jawab Rani.
Saat ditanya lagi untuk keperluan apa uang sebesar itu, Rani berkilah. "Tidak tahu, saya dikasih Pak Ahmad Rp10 juta," kata dia.
Namun jaksa belum puas dengan jawaban Rani. "Izin yang mulia, di poin BAP No 6 ini ada pertanyaan apakah saudara diajak berhubungan intim oleh AF?" tanya Jaksa itu kepada Rani.

Tidak bisa berkilah lagi, Rani menjawab, "Iya, untuk menemani Pak Ahmad."
"Dikasih uang itu katanya untuk itu (berhubungan intim)?" tanya jaksa lagi. Pertanyaan ini kembali dijawab, "Iya."
Rani juga ditanya awal perkenalan dengan Fathanah. Kata Rani, ia kenal Fathanah sehari sebelumnya di salah satu mal Jakarta. "Lagi makan siang, ada Pak Ahmad Fathanah di situ, cuma saya nggak begitu paham. Nggak kenalan secara langsung. Saya hmad Fathanah, saya pengusaha, seperti itu saja," kata Rani.
Anda punya proyek? "Oh nggak," jawab Rani.
Maharani yang mengenakan blus putih dan celana panjang hitam ke PN Tipikor  sedang bersama Fathanah saat KPK menangkapnya di Hotel Le Meridien pada 29 Januari. Saat itu KPK menyita uang sebanyak Rp10 juta yang diberikan Fathanah kepada lajang berambut panjang ini. Namun setelah menjalani pemeriksaan, Maharani dinyatakan tidak terbukti dan dilepaskan penyidik. (umi)

Kangen Band Curhat Tentang Kebangkrutanya Looo...

Jakarta - Saat muncul pada 2005, nama Kangen Band meroket dengan citra yang bernada olok-olok: "band kampung yang tenar lewat CD bajakan". Tapi, waktu kemudian membuktikan, mereka menjadi band pujaan banyak orang.

Berada di masa emas tentunya membuat mereka bergelimang harta. Tapi, dunia terasa hancur saat Kangen Band diguncang beberapa masalah. Mulai dari dua personelnya yang tersangkut narkoba hingga sang vokalis Andhika yang melanggar kontrak.

Alhasil, kedua masalah tersebut membuat mereka vakum sejak 2011 hingga 2013. Saat itulah, para personel band yang tersisa berada di masa-masa sulit bahkan bisa dibilang bangkrut.

"Waktu masa jaya kita semua sok-sokan. Uang dulu bingung mau kemanain saking banyaknya. Eh pas kemarin itu malah kita bangkrut," ujar sang gitaris, Doddy dengan suara sendu saat berkunjung ke kantor detikHOT.

Tak berhenti di situ, Doddy pun sampai harus menjual rumahnya untuk menyambung hidup bersama sang istri. "Saya jual rumah, gara-gara bener-bener nggak punya uang lagi," ungkapnya dengan nada lirih.

"Semua habis, benar-benar habis..bis..bis," timbal sang basis, Bebe yang dulunya punya usaha warung internet.

Tapi, siapa yang mau terus terpuruk dalam kehancuran? Seperti apa momen-momen kebangkitan mereka? Simak pengalaman superunik Kangen Band yang bertahun-tahun tak pernah latihan(fk/mmu)

Foto Ariel Dengan Devi Liu Tidur Bareng Tersebar Di Internet

Tau gak berita apa yang kali ini sedang hangat-hangatnya ? istilah kerenya yang lagi Hot, udah pada tau belum kalau saat ini sedang beredar Foto Ariel dengan Devie Liu di internet ? sepertinya akan ada berita heboh lagi nih terkait Foto Devi Liu dan Ariel ini, kira-kira ada hubungan apa sih antara Ariel Noah dengan Devi Liu ini ? apakah ada hubungan khusus ? atau bahkan pacar baru Ariel ? Cieee mau tau apa mau tau banget ?

Nazril Irham alias Ariel, sang vokalis NOAH saat ini lagi membawa gosip heboh !! Oh ya ? tapi tunggu dulu ya. maksudnya di sini bukan sedang merilis Film terbarunya setelah Film-Film Ariel yang sebelumnya,

Nah, di dalam berita terbaru kali ini, Ariel cuma terlihat sedang berfoto Lucu dan Narziz dengan wanita yang pernah menjadi model di majalah Dewasa, siapakah dia ? yups ... dia adalah Devi Liu. Dan kabarnya nih Model cantik dan sexi Devi Liu sudah mengakui, bahwa foto yang sedang bersama dirinya tersebut memanglah Ariel sang Vocalis NOAH. Lihat Juga Video Devi Liu Yang Foto Mesranya Dengan Ariel Beredar

Jangan pada berburuk sangka ya,karena Devi Liu hanya mengaku, bahwa hubunganya dengan Ariel hanyalah sebatas teman biasa, "Cuma teman aja, kenal manajemennya juga. Nggak ada apa-apa," Ujar Devi.

Lalu saat di tanya kenapa Foto mesra ala Foto Lucu dan narsisnya bersama Ariel bisa beredar, Devi pun mengaku bahwa dia tidak tahu pasti kejadianya dan kenapa bisa begitu, "Tahu-tahu sudah ramai (dibicarakan)," ungkap Devi.

Devi mengira,bahwa sepertinya foto tersebut langsung beredar luas saat dirinya memasang foto tersebut menjadi 'Display Picture' di Blackberry Messager.



Mari kita simak langsung ya Foto Hot Ariel Dengan Devi Liu Di Bawah Ini



Nah begitulah Foto-foto ariel yang lagi Foto narsis bareng, dan sepertinya sedang berada di atas tempat tidur ya, soalnya terlihat ada bantal juga seprainya yang berwarna putih mulus sama putihnya seperti Devi Liu hehe, mungkin mereka hanya sekedar tidur bareng untuk melepas lelah, dan daripada nganggur mending Foto-fotoan narsis aja,

H5N2 sudah masuk INDDONESIA


Dugaan penyebaran virus H5N1 di Sulawesi Utara,  tidak membuat warga Kota Manado panik.
Bahkan warga Ibukota Sulawesi Utara ini mengaku masih mengkomsumsi unggas dalam menu makanan kesehariannyaPeternak-ayam by . . “Kami tidak khawatir dengan dengan adanya isu Flu Burung, bagi kami itu hanyalah penyakit biasa saja, dan saat ini kan kotrol pemerintah untuk pedagang dan peternakan unggas sudah luar biasa,” kata Ibu Betty Umboh warga Paniki kepada CJ.
Alhasil, pemberitaan mengenai penyebaran virus mematikan yang mampu membunuh manusia, dianggap angin lalu bagi warga kota Manado. “Santai saja, kita kan selalu berdoa sebelum makan,” tambah Ruddy Hartanto warga Manado yang mengaku seharinya tidak lepas dari menu ayam untuk santapan dagingnya.
Lain lagi dengan pemerintah kota yang tetap waspada akan dugaan penyebaran virus yang hebih pada tahun 2005 lalu ini, melalui Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Ricky Poli ditegaskan bahwa peternakan dan pedagang kota Manado dilarang untuk mendatangkan unggas dari luar daerah Sulawesi Utara ke Kota Manado. “Jangan sampai Kota Manado terjangkit virus H5N1. Untuk itu, kami meminta agar masyarakat waspada dengan ayam, bebek dan burung burung dari luar daerah. Para pedagang dan peternak unggas kami tegaskan untuk tidak memasok unggas dari luar daerah,” kata Kadispertanak Kota Manador Ricky Poli kepada CJ. “Kasus Flu Burung memang belum terindetifikasi di Kota kita, namun kita perlu waspada,” tegas Ricky.
Pemerintah Kota Manado sendiri telah menyiapkan langkah antisipasi yang salah satunya adalah rutin melakukan mobilisasi vaksinasi ke peternakan unggas yang ada di Kota Manado.
Sementara itu dari informasi yang dihimpun CJ di Sulawesi Utara, sudah ada 2 warga yang diduga terjangkit virus Flu Burung yaitu
Randy Polii (4) warga Kanonang kabupaten Minahasa, dan Ali Pua (81) warga kecamatan Bntauna kabupaten Bolaang Mongondow Timur, yang kini sementara di identifikasi di RS Prof Kandouw Malalayang Manado sejak 19 Januari lalu. “Kami masih menunggu sample darah dari laboratorium yang kami kirim ke pusat,” ungkap salah satu perawat disana. (gracey)

Ada Sejumlah Kejanggalan Kecelakaan Pesawat Sukhoi Superjet 100


Pilot pesawat Sukhoi Superjet 100 sempat meminta izin Air Traffic Control (ATC) untuk menurunkan pesawatnya dari 10.000 kaki ke 6.000 kaki di atas kawasan udara Atang Sanjaya. Tak lama setelah itu, komunikasi terputus dan ternyata pesawat justru menabrak tebing Gunung Salak, Bogor.
Penyelidikan tentang penyebab kecelakaan pesawat super canggih buatan Rusia tersebut hingga kini tengah dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Indonesia dan Rusia. Tim masih berusaha mencari kotak hitam (black box) untuk mengetahui penyebab kecelakan tersebut.
Sukamto, Safety Manager PT Sky Aviation, perusahaan yang sebelumnya tertarik membeli Sukhoi Superjet itu, menyadari banyak yang janggal dalam kecelakaan itu. Salah satunya adalah keputusan pilot menurunkan ketinggian dari 10.000 kaki ke 6.000 kaki. Padahal, tinggi Gunung Salak adalah 6.800 kaki.
"Kalau alasannya karena ada awan di depan, seharusnya lebih aman kalau pesawat itu naik ke atas dan bukannya turun karena itu 'kan kawasan pegunungan jadi bahaya kalau ada benturan," ujar Sukamto.
Selain itu, pesawat secanggih Sukhoi Superjet, lanjutnya, juga seharusnya mampu melewati turbulance yang timbul jika pilot tetap melaju melintasi awan. "Selama sistem navigasinya mumpuni, seharusnya pesawat bisa lewat awan itu. Saya tidak tahu kenapa pilot memutuskan turun sampai 4.000 kaki padahal itu beresiko," paparnya.
Ia pun mempertanyakan mengapa pihak ATC memberi izin pesawat untuk turun ke 6.000 kaki. Sukamto menilai jika alasan ATC karena pilot meminta turun saat di atas landasan Atang Sanjaya yang merupakan kawasan yang aman, maka ada hal janggal lainnya yang timbul. Pasalnya, pesawat tersebut justru mengarah ke lereng Gunung Salak, dan ada kemungkinan terbang rendah di kawasan tersebut.
"Kalau pesawat komersil biasa, prosedur turun 10.000 ke 6.600 belok kiri di Atang Sanjaya, lalu belok kiri lagi dari 6.000 ke 2.500 masuk ke Halim. Itu yang saya tidak mengerti, kenapa pesawat justru belok ke kanan, bukan ke kiri, walaupun bila dalam kondisi joyflight tidak ada aturan apa pun, " kata Sukamto.
Dugaan adanya manuver yang dilakukan sang pilot pun muncul. Namun, Sukamto memastikan bahwa dalam aturan joy flight pesawat penerbangan sipil, manuver tidak bisa dilakukan secara ekstrem.
"Kalau dia coba-coba, itu sudah melanggar, dan tidak mungkin dia lakukan karena resikonya sangat besar," kata Sukamto.
Sistem navigasi dan peringatan dini yang dimiliki pesawat seperti theater airborne warning system (TAWS) juga seharusnya bekerja memberikan informasi ke pilot. TAWS adalah perangkat peringatan dini pada pesawat mengenai rintangan di luar.
"Kalau ada lereng atau tebing di sekitar pesawat berkilo-kilometer sebelumnya, TAWS akan keluarkan bunyi tanda peringatan ke pilot. Harusnya alat ini bekerja apalagi dengan pesawat secanggih Sukhoi, pasti ada jarak yang cukup jauh sehingga TAWS ini akan berbunyi lebih cepat," ujar Sukamto.

Keluarga minta identitas korban Sukhoi tidak dipublikasikan

Petugas memindahkan kantong jenazah korban pesawat Sukhoi Superjet-100 dari ruang otopsi ke dalam tenda Disaster Victims Identification (DVI) untuk proses rekonsiliasi jenazah di Rumah Sakit Polri Soekanto Kramat Jati, Jakarta, Rabu (16/5). (ANTARA/M Agung Rajasa)
Jakarta (ANTARA News) - Sebanyak 15 jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 telah teridentifikasi namun data dan nama-nama korban tersebut belum dirilis ke publik.

Direktur Eksekutif Disaster Victim Identification (DVI), Kombes Pol Anton Castiliani mengungkapkan keluarga korban menyatakan keberatan apabila data dan nama korban dipublikasikan ke media. Apalagi, lanjutnya, proses identifikasi masih belum selesai.

"Pihak keluarga 100 persen menyatakan keberatan. Oleh karena itu untuk menghormati, kami tidak menyebutkan data-data korban yang telah teridentifikasi itu," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Anton mengatakan pihaknya telah menghubungi pihak keluarga korban pada Jumat pagi. Beberapa keluarga korban juga diundang untuk ke Rumah Sakit Polri karena tim DVI masih memerlukan data antemortem.

"Atas permintaan pihak keluarga kami tidak akan menyebutkan keluarga mana yang akan kami hubungi," tambahnya.

Sebelumnya Kepala Rumah Sakit Polri Said Sukanto, Brigjen Pol Agus Prayitno, mengatakan hingga Jumat siang tim DVI Mabes Polri total sudah mengidentifikasi 15 korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet-100.

Agus menjelaskan ke-15 korban yang sudah teridentifikasi terdiri atas 13 warga negara Indonesia dan dua warga negara asing.

"Lima orang wanita dan sepuluh orang laki-laki," katanya serta menambahkan tim DVI Mabes Polri melakukan identifikasi korban berdasarkan hasil pemeriksaan sidik jari, gigi geligi, DNA dan properti korban.

Ada Awan Cumulus Nimbus Saat Insiden Sukhoi Superjet 100


Ada Awan Cumulus Nimbus Saat Insiden Sukhoi Superjet 100
Pesawat Sukhoi Superjet 100
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memastikan adanya awan Cumulus Nimbus saat pesawat Sukhoi Superjet 100 mengalami insiden di kawasan Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Data satelit MTSAT menunjukan adanya awan cumulus nimbus yang tebal dan aktif di Gunung Salak’’ ujar Deputi Bidang Sains Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan Lapan, Thomas Djamaluddin di kantor LAPAN, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (15/5).

Dasar awan tersebut berada di ketinggian dua ribu kaki dan puncaknya berada pada ketinggian 37.436 kaki.

"Menaikkan pesawat untuk mengatasi awan mungkin dianggap terlalu tinggi dari 10 ribu kaki dan harus terbang melebihi 37 ribu kaki. Pilihan untuk meminta izin menurunkan menjadi enam ribu kaki mungkin menjadi dasar pertimbangan. Tetapi menjadi terlambat ketika kurang memperhitungkan resiko yang lebih fatal dengan topografi daerah tersebut yang bergunung-gunung’’ ujarnya.

"Antara pukul 14.00 WIB dan 15.00 WIB, pesawat itu hilang dan pada saat yang sama juga terdeteksi awan di Gunung Salak,''paparnya.

Thomas menambahkan jika ada awan cumulus nimbus pilot sebaiknya menghindari awan tersebut. Informasi ini digunakan sebagai bahan informasi kepada masyarakat terkait kondisi wilayah tersebut saat pesawat Sukhoi Superjet 100 jatuh.

‘’Belum tentu juga awan tersebut membahayakan dan menjadi keputusan pilot untuk menurunkan ketinggian’’ ujarnya.

SEORANG NENEK MENCURI SINGKONG KARENA KELAPARAN, HAKIM MENANGIS SAAT MENJATUHKAN VONIS !!

untuk yang pertama kalinya saya melihat pemimpin yang bijaksana di Indonesia.
Hakim Marzuki duduk termenung menyimak tuntutan jaksa PU thdp seorg nenek yg dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya lapar,…. namun manajer PT A**** K**** (B**** grup) tetap pada tuntutannya, agar menjadi contoh bagi warga lainnya.
Hakim Marzuki menghela nafas, dia memutus diluar tuntutan jaksa PU, ‘maafkan saya’, katanya sambil memandang nenek itu, ‘saya tak dapat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi anda harus dihukum. saya mendenda anda 1jt rupiah dan jika anda tidak mampu bayar maka anda harus masuk penjara 2,5 tahun, seperti tuntutan jaksa PU’.
Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, sementara hakim Marzuki mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang 1juta rupiah ke topi toganya serta berkata kepda hadirin.
“Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda kepada tiap orang yang hadir diruang sidang ini sebesar 50rb rupiah, sebab menetap di kota ini, yang membiarkan seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya, saudara panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa.”
Sampai palu diketuk dan hakim marzuki meninggalkan ruang sidang, nenek itupun pergi dgn mengantongi uang 3,5jt rupiah, termasuk uang 50rb yg dibayarkan oleh manajer PT A**** K**** yang tersipu malu karena telah menuntutnya.
Sungguh sayang kisahnya luput dari pers. Kisah ini sungguh menarik sekiranya ada teman yg bisa mendapatkan dokumentasi kisah ini bisa di share di media tuk jadi contoh kepada aparat penegak hukum lain untuk bekerja menggunakan hati nurani dan mencontoh hakim Marzuki yg berhati mulia.
Oleh: Laili Nadhea

Beri Uang ke pengemis, Didenda Rp50 Juta

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus ST MT  mengingatkan masyarakat Pekanbaru untuk tidak membiasakan memberikan uang kepada gelandangan dan pengemis (Gepeng).

Pasalnya, sesuai dengan Perda nomor 12 tahun 2008,  pemberi uang ke gepeng akan dikenakan denda sebesar Rp50 juta.

Meski hingga saat ini  perda tersebut belum maksimal, Firdaus berharap jumlah gepeng di Pekanbaru bisa berkurang.

‘’Perda sudah menjelaskan jangan biasakan gepeng mendapatkan uang dari kita. Itu sama saja dengan mendukung profesi mereka. Lagi pula ada perda yang melarangnya dan dendanya cukup besar Rp50 juta jika kedapatan. Intinya bukan besaran denda tapi bagaimana kebiasaan sedekah masyarakat ini bisa dialihkan kepada yang lebih positif daripada ke gepeng,’’ujar Firdaus  kepada Riau Pos Jumat (11/5) di kantornya.

Saat ditanyakan kenapa perda tersebut belum benar-benar diterapkan, walikota menyatakan untuk  akan datang perda tersebut akan dimaksimalkan.

Hanya saja targetnya bukan kepada masyarakat melainkan gepeng itu sendiri. Sementara untuk masyarakat yang ingin bersedekah, dia berharap disalurkan melalui jalur yang resmi seperti melalui rumah zakat maupun melalui Badan Amil Zakat (BAZ) yang peruntukkannya jelas.

‘’Lebih baik diberikan uang kita itu melalui BAZ, Bazis atau ke yayasan sosial, panti sosial, organisasi dan lembaga sosial lainya. Jelas peruntukannya untuk apa dan jalurnya terlihat. Jika diserahkan ke Gepeng kita tidak tahu diapakan uang kita tersebut. Jangan membuat gepeng manja berada di Pekanbaru dan satpol PP harus menindak mereka,’’tegasnya. (new)

W000W!! Kemaluan Pria Disambar Kilat


Seorang pria yang tinggal di Madrid, Spanyol, mengalami musibah aneh baru baru ini. Kilat menyambar kemaluan pria berusia 53 tahun ini melalui kaki dan membakar buah pelirnya. Demikian dilansir Digital Journal, pekan ini.

Seperi ditulis sebuah koran lokal, Le Mundo, ketika itu pria yang namanya dirahasiakan ini sedang berjalan-jalan di venida de La IlustraciĂłn, sebuah wilayah urban di Tres Cantos, Madrid.

Tiba-tiba saja, kilat menyambar kakinya dan kemudian menyebar dan membakar buah pelirnya. Akibatnya, pria ini langsung jatuh pingsan.

Sang anak kemudian menelepon unit gawat darurat yang kemudian merawat luka bakar di buah pelir dan kakinya. Ia kemudian dipindahkan ke Hospital de la Paz untuk menjalani beberapa tes.

Sang dokter menyatakan jika si pria ini sungguh beruntung karena jantung dan otaknya tidak terkena sambaran kilat.

Wanita dengan Payudara Terbesar Dilecehkan


payudara-terbesar.jpg
Bagi Annie Hawkins-Turner, memiliki payudara besar telah menyebabkan penderitaan yang tak terkatakan.



Wanita 52 tahun dari Atlanta, Georgia, yang memiliki payudara alami terbesar di dunia menurut Guinness Book of World Records itu mengatakan dalam sebuah wawancara bagaimana dia telah diintimidasi sejak kecil.



Berbicara di sebuah acara pagi di Inggris, This Morning, sebagaimana dilaporkan Daily Mail hari ini, dia mengakui bahwa dia diejek setiap hari oleh orang asing.



Dia mengatakan kepada pembawa acara Phillip Schofield dan Jenni Falconer, "Ketika saya keluar dari rumah saya, saya harus berpikir hari ini akan menjadi seperti apa dan siapa yang akan menyerang saya."



"Setiap hari seseorang menggoda saya. Mereka mengolok-olok saya dan tanpa alasan. Saya juga manusia seperti orang lain," ujarnya.



Hawkins-Turner, yang saat ini menjadi model glamor dengan nama samaran Norma Stitz, mengatakan bahwa pelecehan atas ukuran dadanya dimulai ketika dia mengenakan bra pertamanya pada usia sepuluh tahun.



"Saya tidak tahu ukuran saya, yang pasti besar," kenangnya. "Satu-satunya hal yang saya ingat tentang bra itu adalah ia terbuat dari katun dan mereka terjebak keluar seperti bola dan saat itulah saya tahu bahwa saya berbeda."



"Anak-anak adalah yang terburuk di dunia ketika mengganggu orang-orang. Saya mendapatkan banyak pelecehan," ujarnya.



Ibu dua anak itu mengatakan ukuran dadanya membuatnya harus berjuang untuk melakukan tugas sehari-hari, seperti mengemudi mobil.



Dia mengaku hancur mengetahui bahwa ia bahkan tidak bisa menyusui ketika anak-anaknya lahir karena ukuran dadanya membuatnya tidak nyaman untuk menempatkan bayi di dadanya.



Dada Hawkins-Turner seberat delapan stone (50 kilogram) dan ia memerlukan bra konvensional dengan ukuran 102 ZZZ.



Tapi, katanya, dia tidak akan pernah melakukan operasi mengecilkan payudara. "Setiap kali saya mendapatkan dokter baru dan mereka menawarkan saya operasi, tetapi saya tidak perlu operasi."



"Saya memiliki punggung yang kuat dan tidak pernah memiliki sakit punggung. Saya memiliki terapi bagaimana membuat tegak sehingga saya tidak akan melukai diri saya sendiri," katanya.

Wanita Ini Selamat dari Kecelakaan Berkat Payudara Besar

img


Houston, AS - Guyonan lama yang mengatakan kalau payudara besar bisa menjadi airbag alami terbukti juga. Seorang wanita yang memiliki payudara berukuran ekstra besar, 38KKK, berhasil selamat dari sebuah kecelakaan berkat ukuran jumbo dari payudaranya itu.

Adalah Sheyla Hershey yang mengatakan kalau payudaranya telah menyelamatkan hidupnya ketika mobil yang dia kendarai menabrak pohon.

Hershey yang memiliki nama asli Sheyla Almeida Hershey dan juga pemegang rekor Guinness World of Record untuk wanita dengan payudara terbesar dari Brazil ini menuturkan kalau dia kehilangan kendali saat dia mengemudikan mobil suaminya setelah pesta Super Bowl dan akhirnya menabrak sebuah pohon.

Dia mengatakan bahwa airbag di mobil Ford Mustang yang dia kendarai tidak mengembang saat kecelakaan. Bila itu terjadi, biasanya si pengendara akan mendapatkan cedera serius.

Tapi untuk Sheyla Hershey, dirinya mengklaim kalau dia akhirnya selamat berkat payudaranya yang berukuran jumbo itu.

"Implan saya menyelamatkan hidup saya," kata Hershey seperti detikOto kutip dari Mirror, Senin (13/2/2012).

"Payudara saya sangat sakit dan mengalami luka-luka. Tapi saya tahu saya akan terluka parah tanpanya, karena mereka sangat dekat dengan roda kemudi," tambahnya.

Kecelakaan itu sendiri diakui dirinya terjadi setelah dia meminum obat untuk depresi, gangguan bipolar dan obat vicodin untuk menghilangkan sakit kepala dan sakit punggung yang dialaminya.

Akibatnya, sesaat setelah kecelakaan, Sheyla Hershey pun harus menghadapi tuntutan mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan dan langsung ditangkap di lokasi kejadian.

Mabuk, Sarjana Cabuli Seorang Nenek di Depok


Depok, Akibat pengaruh minuman keras (Miras), HN (25) nyaris bonyok dihakimi warga karena aksi cabulnya terhadap RM (56) seorang nenek yang sedang tidur di kamar rumah anaknya di Jalan Wadas, Kelurahan Pancoran Mas, Depok.

Di hadapan petugas warga asli Jalan Sekop Baru, Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat ini hanya bisa pasrah setelah berhasil diamankan dari amukan massa oleh Kapolsek Pancoran Mas Polda Metro Jaya Komisaris Pol Agus Salim yang sedang berpatroli.

“Kejadian berawal ketika pelaku yang tengah dalam keadaan teler berat usai pesta miras bersama sejumlah rekannya tak sengaja melintas di depan rumah korban. Saat itu, otak cabul tersangka langsung muncul lantaran melihat korban dari balik jendela tengah tertidur mengenakan daster mini,” ujar Kasi Humas Polsek Pancoran Mas, Polda Metro Jaya Aiptu Suharto kepada detikcom di Mapolsek Pancoran Mas Jalan Raya Sawangan No. 32, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (23/4/2012).

Akibat pengaruh alkohol itu, HN pun melakukan tindakan bejat tersebut. Sontak korban yang terkejut dengan kehadiran pelaku pun langsung berteriak histeris hingga akhirnya membangunkan keluarga dan warga sekitar. Maya anak korban yang berlari bermasud menolong sempat mendapat tendangan dari pelaku. Sedangkan suami Maya sedang tidak di rumah.

“Dari hasil introgasi, kuat dugaan pelaku melakukan aksinya itu karena pengaruh miras. Padahal, pelaku adalah seorang sarjana yang bekerja di perusahaan swasta. Tapi ya itulah, karena salah bergaul akhirnya begini,” papar Suharto.

Akibat tindakannya ini, HN dijerat dengan pasal KUHP berlapis yakni, pasal 289 tentang pencabulan, pasal 351 tentang penganiayaan dan pasal 167 tentang memasuki properti orang tanpa izin. Dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

soerang bapak karena nafsu tega menghamili anak kandungnya


Jakarta Bapak yang tega menghamili anak kandungnya, N (50) mengaku khilaf. N merasa bernafsu melihat anak perempuannya yang berusia 16 tahun tersebut.

"Saya khilaf. Nafsu saja," kata N saat ditemui wartawan di Polres Jaktim, Jakarta Timur, Rabu (2/5/2012).

N mengatakan korban memang benar adalah anak kandungnya. Korban merupakan anak ketiga dari istri pertama N.

"Jadi 3 anak saya ikut ibunya. Nah anak yang satu ini ikut saya," jelasnya.

Sebelumnya kelakukan bejat N diketahui saat istrinya curiga dengan anak N yang sudah lama tidak haid atau datang bulan. Istri N bertanya kepada korban. Korban mengaku dihamili bapaknya sendiri. Istri N dan korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Jakarta Timur. N lalu dibekuk.